Skotlandia Ke Piala Dunia 2026 Setelah Lawan Denmark 4-2
Skotlandia Ke Piala Dunia 2026 Setelah Lawan Denmark 4-2
Skotlandia meraih hasil luar biasa dengan mengalahkan Denmark 4-2 di Stadion Hampden Park, Glasgow, pada laga penentuan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah karena menandai kembalinya Skotlandia ke putaran final Piala Dunia setelah 28 tahun absen.
Kronologi Gol yang Penuh Dramatika
Skotlandia membuka keunggulan cepat melalui Scott McTominay di menit ke-3 lewat tendangan salto memukau yang membuat penonton terpukau. Denmark kemudian mendapatkan penalti di babak kedua dan Rasmus Højlund mengeksekusinya untuk menyamakan skor.
Pada menit ke-78, Lawrence Shankland membawa Skotlandia kembali unggul dengan gol dari sudut kotak penalti. Namun, Denmark tak menyerah: Patrick Dorgu kembali menyamakan skor di menit ke-82. Keajaiban terjadi di masa tambahan waktu — Kieran Tierney mencetak gol spektakuler di menit ke-90+3, disusul Kenny McLean, yang dari garis tengah melambungkan bola ke gawang Denmark di waktu tambahan, mengunci kemenangan dramatis.
Makna Kemenangan dan Reaksi Publik
Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, menyebut malam itu sebagai “kesempatan yang ditunggu sepanjang karier” dan bangga dengan mental para pemainnya. Kapten Andy Robertson pun menyatakan bahwa tim ini menunjukkan semangat “never say die” yang khas Skotlandia.
LAPKV mengatakan dari sisi publik, kemenangan ini disambut euforia besar di seluruh penjuru Skotlandia. Dua gol di masa injury time dianggap sebagai bukti tekad dan kebersamaan tim — momen yang akan dikenang sebagai salah satu malam paling ikonik dalam sejarah sepak bola Skotlandia.
Implikasi & Masa Depan
Dengan mengamankan tiga poin krusial ini, Skotlandia memastikan diri lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 tanpa harus melalui babak play-off. Bagi Denmark, kekalahan ini berarti hanya finis di posisi kedua grup, dan kini mereka harus menghadapi jalur play-off untuk bisa mempertahankan mimpi ke putaran final.
Bagi Skotlandia, ini bukan hanya soal kualifikasi: ini adalah pembuktian bahwa tim mereka siap bersaing di level tertinggi setelah puluhan tahun menanti kembali ke panggung dunia.
